Wabup Syaiful Ajak ASN Jadi Motor Bangun Desa

Wabup Lamsel, M. Syaiful Anwar, memimpin upacara bulanan dan peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemkab setempat, Senin (19/1/2026). (Diskominfo Lamsel)

KALIANDA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menggelar upacara bulanan dan peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemkab setempat, Senin (19/1/2026).

Wabup Syaiful Wakil Bupati (Wabup) Lamsel, M. Syaiful Anwar menyebut, Hari Desa Nasional bukan sekadar seremonial, melainkan ruang refleksi dan konsolidasi menyatukan langkah pembangunan.

Ia mengaitkan peringatan ini dengan Asta Cita keenam Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni membangun Indonesia dari desa dan dari bawah.

“Desa sebagai fondasi pemerataan ekonomi nasional dan kunci utama mengentaskan kemiskinan. Ketika desa kuat, daerah akan maju. Ketika desa bergerak, Indonesia melaju,” ujar Syaiful membacakan sambutan Bupati Lamsel.

Lamsel, kata Syaiful, memiliki potensi desa besar berbagai sektor. Namun potensi itu tak akan berkembang tanpa pendampingan serius, kebijakan berpihak, dan terlibat aktif aparatur pemerintah.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah menjadikan desa pusat perencanaan pembangunan, menggunakan data desa sebagai dasar kebijakan, dan memprioritaskan kebutuhan masyarakat desa dalam pelayanan publik.

“ASN Lamsel harus hadir sebagai penggerak, bukan penonton. Sebagai solusi, bukan sekadar administrasi. Integritas bukan slogan, melainkan kesesuaian antara kata dan tindakan,” tegasnya.

Disiplin Kerja

Wabup Syaiful juga menyampaikan penekanan khusus kepada ASN terkait disiplin kerja.

Ia menegaskan, patuh terhadap jam kerja, kehadiran, dan aturan kedinasan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi utama kinerja aparatur.

“Dari disiplin lahir kepercayaan. Dari kepercayaan tumbuh wibawa pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, awal tahun merupakan momentum penting memperkuat perencanaan dan memastikan ketepatan pelaksanaan program.

“Setiap program harus memiliki target jelas, waktu tepat, dan dampak terukur bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan, mengelola anggaran merupakan amanah publik yang wajib. secara efektif, efisien, dan akuntabel.

Selain itu, Syaiful menyoroti penting kebersihan dan kerapihan lingkungan kerja sebagai cerminan karakter dan etos kerja aparatur.

“Kantor tertib mencerminkan pikiran tertib. Lingkungan bersih mencerminkan etos kerja sehat,” kata Wabup Syaiful. (Kmf)

Related posts

Leave a Comment